dimas priyanto - a guy with mouse and keyboard

Workshop ID-BYTE 2011

Written on July 11, 2011

Hari ini tepatnya sore tadi sekitar jam 4, baru aja selesai ngikutin workshop ID-BYTE di Pacific Place Sudirman dengan tema The Future of Application World. Thanks buat Suitmedia (kantor ane) udah ngasih kesempatan buat ngikutin.

Sebenernya workshopnya masih ada 2 hari lagi dengan tema yang berbeda (12 dan 13 Juli 2011), dan kebetulan yang berbau teknis development yang hari ini (11 Juli 2011).

Setelah pengantar dari mba Shinta Danuwardoyo disusul pembukaan dari menkominfo Tifatul Sembiring, workshop dipecah jadi 2: PC sama Mobile.
Karena berdua sama temen (Gilang Mahardika) maka diputusin dia ikut yang PC dan ane ikut yang Mobile, soalnya ane lagi tertarik sama Mobile application development. Tema workshop ini adalah masa depan aplikasi tapi lebih enak kalo dipecah per pembicara dan dari mana kali ya?

1. Google Android
Pembicara langsung dari perwakilan Google, orang India tapi lupa tadi namanya siapa, intinya sih mau ngejelasin struktur dan cara kerja sistem android yang baru (Honeycomb) tapi karena waktu yang terbatas jadi banyak yang di-skip. Tapi yang masih nyantol di kepala ane adalah fragment activity di Honeycomb tidak single kaya di versi yang lain. Sama fitur USB Host dimana bisa manfaatin port USB untuk controlling ke luar (dan mungkin sebaliknya).

2. Qualcomm
Qualcomm seperti di klaim mereka sendiri telah memasok chip-chip untuk mobile device, laptop dan tablet. Dan yang paling penting adalah mereka sedang mengembangkan chip terintegrasi bernama Snapdragon, dimana banyak powerful built-in features yang ditanamkan didalamnya. untuk lebih jelasnya bisa googling sendiri kali yah, hehe. Salah satu contoh yang dikasih adalah video flash yang jalan di processor non-Snapdragon yang patah-patah sama video yang jalan dengan mulus di processor Snapdragon.

Karena di Mobile pembicaranya dari Esia sama Qualcomm maka ane milih untuk ikut di PC, disana pembicara dari Adobe sama RIM.

3. Adobe
Presentasi dari Adobe diisi oleh Ahmad Fathi Hadi, baru denger juga sih namanya, tapi seperti dia bilang dia adalah user group manager dan punya beberapa predikat yang dikasih dari Adobe ke dia.

Yang ane tangkep adalah, Adobe seperti kebakaran jenggot ketika Steve Jobs me-reject Flash dari device-device mereka yang baru, maka dari itu untuk menunjukkan dan mempertahankan eksistensinya Adobe memulai sebuah project besar untuk integrasi Flash di device-device non-PC, project ini dinamai Open Screen Project (openscreenproject.org) yang melibatkan lebih dari 200 vendor terkemuka termasuk Google, Intel, HTC dsb. Kedengarannya menarik juga, jika Flash bisa ditemui di PC sampai home appliances dan perangkat lainnya.

4. RIM

Nah ini adalah presentasi yang ditunggu-tunggu, karena RIM adalah vendor smartphone yang paling banyak penggunanya di Indonesia. Pembicaranya adalah sama seperti pembicara pada presentasi dari Adobe, Blackberry Developer user group manager, dan semakin dia berpresentasi, semakin kelihatan dia tidak tahu apa yang akan dilakukan RIM untuk developer pada umumnya dan developer BB di indonesia khususnya, karena dia bukan orang dari RIM, selain itu data-data statistik yang di paparkan juga berupa data perkiraan. Tapi seperti yang dia bilang bahwa RIM memberikan reward pada company atau developer perseorangan yang bisa merealisasikan idenya dalam bentuk aplikasi, dan tentu saja aplikasi itu harus menarik atau banyak didownload. Selain itu, RIM juga melakukan semacam workshop-workshop ke beberapa kota di Indonesia, sejauh ini baru Surabaya yang gagal karena sedikit yang hadir dan kedua di Bandung.

Gitu aja, CMIIW.. hehe

Tags: ,